Bergeraklah menjemput rizqi

Bismillah,
*Engelberg Swiss*, 23 Nov 2018

Sahabat...sering saya ingatkan, kewajiban kita d dunia ini, adl *ikhtiar*. Hasil benar2 mutlak domain
Allah. Namun Allah tak kan pernah memberikan hasil, tanpa ada ikhtiar. Harus ada ikhtiar sbg wasilah Allah mendatangkan rizqi u kita.

Sahabat, renungkanlah, bagaimana gambaran indah kisah Maryam, yg d abadikan dlm Alqur'an.
Maryam, seorg wanita yg d pilih oleh Allah sbg salah satu wanita yg paling mulia d muka bumi,
namun tak serta merta Allah menurunkan langsung buah kurma d hadapannya, walau bg Allah amat
sgt gampang melakukannya. Allah mengajarkan pd Maryam u berikhtiar dlm mdptkan rizqi. Maka
Allah memerintahkan pd Maryam u menggoyangkan Pohon kurma...



Sahabat, mungkin amat sangat tidak masuk akal bagi kita, Seorang Maryam, seorang perempuan,
bahkan baru saja melahirkan, di suruh menggoyangkan Pohon kurma.
Laki laki yg perkasa sj, tetap tak sanggup, krn Pohon kurma sangatlah kuat, bagaikan Pohon kelapa d
daerah kita. Amatlah sangat mustahil, kita bisa menggoyang goyangkan untuk menjatuhkan
buahnya. Namun itulah ikhtiar yg di kehendaki Allah untuk di lakukan. Begitu Maryam melakukannya, serentak berjatuhanlah buah kurma dari pohonnya. Walau mungkin Maryam menggoyangkannya dengan cara hanya memeganginya dan menggoyang pelan2. Tapi itulah cara Allah mendatangkan rizqi untuknya.

Sahabat, bisa jadi masalah kita amat sgt jauuuuh luarrr biasa menurut kita. Punya hutang sampe
ratusan juta misalnya...

Namun ikhtiar kita, kita anggap sangat sepele. Apalah artinya memprospek org satu persatu, dengan
modal 30 rb, untuk mengatasi hutang ratusan juta?
Mungkin terasa mustahil bagi kita. Namun tak mustahil bagi Allah...

Saya sudah membuktikan, bagaimana usaha saya, ikhtiar saya, amatlah sangat sederhana. Amat
sangat sederhana. Namun dg ikhtiar saya yg amat sangat sederhana itu, namun saya lakukan
demgan penuh istiqomah, penuh ketekunan, akhirnya Allah berikan, Allah datangkan untuk saya
pasukan2 hebat yg luarr biasa kinerjanya...

Hasilnya, angka ratusan juta bonus tiap bulan, menghampiri. Semua tak mustahil bg Allah..
Bergeraklah Sahabat...

Bergeraklah menjemput rizqi yg sudah Allah siapkan, walau ikhtiar kita amat sangat sederhana...
Pagi ini, ikhtiar sederhana, saya tugaskan pada Sahabat semua...namun lakukan dg sungguh2.
Iringilah setiap ikhtiar yg kita lakukan dg doa. Agar Allah mendatangkan hasilnya, di luar dugaan kita.

Sahabat, tugas hr ini:
1. Postinglah d FB, IG, atau Room WA d manapun yg kita ikuti, ttg HNI. Cerita HNI dr sisi apa? Dari sisi apapun, yg menurut Sahabat paling menarik dari HNI. Bisa dr testimonynya...bisa dr Sisi penghasilan/ Bisnisnya, bisa dr sisi Halal Produk n syariahnya....silahkan sesuka Sahabat saja.
Setelah nanti Posting, Jika ada yg merespon, misal me *like* postingan kita, maka segera inbox n
terangkan ttg HNI dg penuh amtusias.

Jika d WA ada yg koment bagus, segera di japri untuk menerangkan lebih lanjut ttg HNI...
Lakukan ya Sahabat, lakukan dg penuh enjoy...
Laporkan di Room ini, bagaimana hasilnya, di tunggu kabar gembiranya, sblm jam 10 malam...

2. Tugas kedua, spt yg kemarin kita jadwalkan bersama, hari ini adl *Hari Home Sharing*, maka
lakukan HS sebisa kita, semampu kita, bisa ngeriung bareng d teras sekolah anak kita, bisa di kantin
kantor, di emperan masjid dg jama'ah sholat ashar, dll. Pokoknya judulnya, paksa diri untuk bisa
ngadain HS hari ini.

Laporkan di Room ini, bagaimana cerita HS kita, sertakan video singkat dr HS kita.

3. Hari ini adl hari Jum'at. Mari Jadikan *Jum'at berkah bertabur kebaikan* . Sedekahlah produk
HNI, pd orang2 yg sudah memakmurkan masjid di lingkungan kita. Bisa marbot masjid, bisa ketua
Ta'mir masjid, bisa Ketua Majlis Ta'lim, bisa Guru TPQ masjid kita dll.

Sedekah dari produk HNI kita, jelaskan apa itu HNI, jelaskan kegunaan produk yg kita sedekahkan.
Smg hari ini mjd Jum'at mubarok. Jum'at yg penuh keberkahan untuk kita semua. Amin
Selamat beraktifitas dg ceria...

Sukses menyertai kita semua.

Salam hangat u keluarga Sahabat semua, dari *Engelberg Swiss* waktu Subuh 􀀀❤❤❤

Sumber WAG Road to Platinum

No comments :

Post a Comment